Ideas

PDIP bantah spanduk “Jalan tol Pak Jokowi” untuk saingi #2019GantiPresiden

REPORTED BY: Siti Dzakiyyah

PDIP bantah spanduk “Jalan tol Pak Jokowi” untuk saingi #2019GantiPresiden “Itu sebagai kreasi dari masyarakat karena bayak yang gerah karena sedikit-sedikit dipolitisi, kemudian mereka mengekspresikan bagaimana kerja keras Pak Jokowi untuk rakyat, “ - Hasto Kristiyanto

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto akhirnya angkat bicara terkait spanduk “Jalan tol Pak Jokowi” yang sempat beredar beberapa waktu lalu.

Menurutnya, spanduk yang bertuliskan “Selamat Hari Raya Idul Fitri 1439 H. Pendukung #2019GantiPresiden, Anda sedang melewati jalan tol Pak Jokowi” ini merupakan bentuk dari simpatisan Jokowi yang merasa geram atas nyinyiran oknum terkait kinerja orang nomor satu di Indonesia tersebut.

Hasto menilai hal tersebut merupakan kreasi dari masyarakat atas kinerja Jokowi. Karena menurutnya, yang dibangun oleh mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut semata-mata untuk rakyat.

“Itu sebagai kreasi dari masyarakat karena bayak yang gerah karena sedikit-sedikit dipolitisi, kemudian mereka mengekspresikan bagaimana kerja keras Pak Jokowi untuk rakyat, “ ungkap Hasto di Jakarta, Selasa (12/06/2018).

Hasto membantah jika penyebaran spanduk tersebut untuk menyaingi gerakan #2019GantiPresiden. Menurutnya sejak #2019GantiPresiden menjadi trending topik, tak ada muncul kekhawatiran dari pihak PDIP.

“Enggak ada, kita enggak pernah panik,” ujarnya.

Hasto menegaskan semua yang dibangun oleh Jokowi untuk seluruh rakyat Indonesia. Tidak hanya masyarakat yang pro ataupun kontra, berhak menikmati fasilitas yang sama.

“Karena kepentingan Pak Jokowi adalah kepentingan untuk semua, bukan hanya untuk yang memberi dukungan kepada beliau,” tandasnya.

Diketahui simpatisan Jokowi tersebut menyebar spanduk di beberapa tol yang dilalui pemudik. Tak pelak hal ini membuat banyak pihak mempertanyakan maksud dari penyebaran spanduk tersebut. 

Di balik penyakit musiman usai Lebaran
Suka cita perempuan Arab Saudi bisa mengemudi mulai hari ini
Gus Ipul gunakan ijazah dan gelar palsu?
Kenapa umat Islam tidak dapat bersatu? (tidak seimbang)
Kata ahli soal dinosaurus kebal peluru
Perempuan Cina lebih antusias nonton Piala Dunia
Inikah sinyal kemenangan Khofifah-Emil?
Pendatang baru DKI diwajibkan melapor
Mendambakan keadilan atas sumber daya antariksa
Divonis mati, Aman pikir-pikir
Argentina di ujung tanduk dan permainan buruk Messi
Utang tembus Rp5.028 triliun, BI klaim masih sehat
Putin girang Rusia melaju ke babak knock out
Ahli nilai persepsi masyarakat terhadap rokok elektrik keliru
Risma ingatkan halalbihalal agar tak dijadikan alasan tunda pelayanan
Fetching news ...