Kubu Prabowo nyatakan visi-misi mereka untuk rakyat, bukan untuk KPU

REPORTED BY: Insan Praditya

Kubu Prabowo nyatakan visi-misi mereka untuk rakyat, bukan untuk KPU Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Andre Rosiade

Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Andre Rosiade  mengatakan pembentukan itu dibuat untuk rakyat dan bukan untuk KPU. Ia menyatakan bahwa kubu Prabowo tidak mempermasalahkan penolakan visi-misi Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Tidak diterima KPU nggak apa-apa, karena kita buat visi-misi bukan buat KPU, tapi buat rakyat," ujarnya kepada wartawan, Jakarta, Jumat (11/01/2019).

Andre menjelaskan alasan perubahan itu merupakan aspirasi dari warga yang ditemui oleh Prabowo dan Sandiaga beserta timnya dalam beberapa bulan ini menjalani kampanye. Menurutnya, bahasa di visi-misi Prabowo-Sandi disederhanakan agar lebih mudah dimengerti publik.

"Diubah agar bahasanya lebih dipahami rakyat, memperkuat referensi visi-misi berlandaskan Pancasila dan UUD '45," ujarnya.

Dia mengatakan bahwa tim Prabowo-Sandi ingin mengembalikan pembangunan secara ekonomi berlandaskan pada konstitusi.

"Perlu ada penegasan bahwa Prabowo-Sandiaga ingin kembalikan pembangunan ekonomi berlandaskan konstitusi Pasal 33 UUD 1945," tutupnya.

Sebelumnya, dokumen revisi visi-misi itu disetor ke KPU oleh BPN pada 9 Januari 2019. Tautan dokumen itu sempat muncul di situs KPU hingga kemarin sore (10/01/2018), tapi kini sudah tak muncul lagi.

Said Dudu sebut mobil Esemka proyek bohong
Usai bebas, beredar foto Ahok dengan keluarga Bripda Puput
Ahokers harap Basuki Tjahaja Purnama jadi ketua KPK
Kubu Prabowo: Fitnah tabloid Indonesia Barokah merupakan cara primitif
Ahok bebas dan dijemput putra sulungnya
Ini kata Fahri Hamzah soal penanganan bencana alam
Rela tidur di emperan tapi gagal bertemu Basuki, Ahoker mewek
Basuki Tjahaja Purnama bebas, ini harapan Ahoker
IHSG melemah, Analis rekomendasi saham Bank BRI
Pakar: Stunting tidak diwariskan
Beda pendapat Jokowi-Wiranto lebih dahsyat dari hoaks Ratna Sarumpaet
Koneksitas negara hukum dan demokrasi
Cemburu dan cinta berdarah
BNPB: Bencana alam meningkat, kami kewalahan
Menhan: Syarat bebas Ba'asyir harus taat Pancasila
Fetching news ...